Kamis, 03 Agustus 2017

Dukung Anak Menjadi Generasi Maju

Saya pernah membaca sebuah kalimat seperti ini : "Tidak ada sekolah untuk menjadi orang tua"  Yupp..setuju banget ya, emang gak pernah ada pendidikan dan ijazah khusus untuk menyandang predikat orang tua. Jika ada sekolahnya, mungkin bakalan over load yaa muridnya.

Nah..karena gak ada sekolah untuk orang tua maka sudah seharusnya para orang tua terutama yang baru seperti saya harus mencari informasi sebanyak banyaknya untuk perkembangan si kecil. Idealnya di saat menikah sudah punya bekal untuk mengurus dan mendidik anak. Tapi belum terlambat juga sih jika beberapa orang tua baru belajar untuk mempersiapkan masa depan si kecil.

Minggu lalu saya dan beberapa teman blogger diundang mengikuti Parenting seminar yang diadakan oleh SGM Explore. Seminar yang bertajuk "Peran Orangtua dalam Mengembangkan Kemampuan si Kecil menjadi Anak Generasi Maju"  dihadiri oleh ratusan orang tua. Ballroom Hotel Santika Premier Slipi dipenuhi para orang tua yang ingin belajar mempersiapkan anaknya menjadi anak generasi maju. Woooww banget yaa...saya senang melihat antusias mereka dalam mengikuti acara seminar ini. 
Mba Astrid Prasetyo 
Acara yang dipandu oleh Cici Panda menghadirkan 3 narasumber yaitu mba Astrid Prasetyo selaku Marketing Manager SGM Explore yang memaparkan bahwa semua orang tua di Indonesia ingin agar anak anaknya memiliki kesempatan untuk menjadi Anak Generasi Maju. Nah.. berawal dari situlah maka SGM Explore berkomitmen untuk memberi dukungan orang tua dalam mewujudkan keinginannya. Salah satu caranya yaitu dengan menyediakan nutrisi terbaik dan berkualitas serta edukasi yang dapat mendampingi orang tua dalam pemenuhan nutisi dan pola asuh anak yang tepat untuk tumbuh kembang anak. Waahh...keren yaa support SGM Explore untuk anak anak Indonesia.

Pembicara kedua adalah seorang psikolog hits yaitu Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si, Psi. yang sering dipanggil akrab mba Nina. Beliau menjelaskan secara detail bagaimana anak mengembangkan ketrampilan sosialnya di usia dini. Pada awal kehidupan anak inilah peran orang tua sangat dibutuhkan sekali untuk mendampingi si kecil dengan melakukan berbagai aktivitas dan penerapan pola asuh yang tepat. 
Dalam pemaparannya, mba Nina menjelaskan ada 3 hal penting yang harus diperhatikan oleh orang tua untuk mewujudkan anaknya menjadi Anak Generasi Maju yaitu :

  1. Anak harus sehat dan pemenuhan kebutuhan nutrisi yang baik dan mencukupi.
  2. Diperlukan pengembangan ketrampilan berfikir dan kreatifitas anak.
  3. Melatih anak untuk mandiri, percaya diri dan mampu mengendalikan emosinya. 

Yuk..kita bahas satu persatu. Mulai dari point 1 yaa... Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak pastinya SGM Explore sudah bisa memberikan solusinya. Selain makan makanan dengan gizi seimbang perlu adanya asupan susu untuk pemenuhan 4 sehat 5 sempurna. Dengan demikian insya Allah anak akan sehat. 

Pada point kedua, orang tua harus bisa sedini mungkin memberikan stimulus kepada anaknya guna melatih kreatifitas dan keterampilan berfikir. Ada 8 ketrampilan yang harus diasah yaitu : 

  1. Berteman dan bekerja sama. Ternyata tidak semua anak bisa berteman dan saling bekerja sama. Jika anak tipe introvet maka akan susah dalam dalam bergaul. Nah..mulailah orang tua mengajarkan anak bersosialisasi sejak dini.
  2. Berkompetisi sehat. Berikan pengertian kepada anak cara berkompetisi yang sehat. Jika dalam sebuah pertandingan akan ada yang menang dan yang kalah.
  3. Sabar menunggu antrean. Ini adalah hal kecil tapi ternyata efeknya dahsyat. Tanamkan budaya antre sejak dini karena hal itu akan menjadi good habbit yang akan dibawa akan selamanya.
  4. Sopan santun. Point ini juga sangat penting. Mengajarkan anak sopan santun kepada siapapun dan dimanapun berada.
  5. Mendamaikan pertengkaran. 
  6. Marah tanpa menggangu orang lain. Ajari anak untuk bisa mengontrol emosinya terutama di depan umum agar tidak berimbas pada orang lain.
  7. Ikuti aturan. Penting sekali dalam penerapan point ini. Contoh sederhana, anak harus mengikuti peratuan orang tua di rumah. 
  8. Peduli terhadap yang sakit / kekurangan. Empati harus diajarkan sejak dini, agar terasah jiwa sosial anak. 


Berikut hal hal yang perlu diperhatikan untuk mengembangkan ketrampilan si kecil.

Point yang terakhir yaitu melatih anak untuk mandiri, percaya diri dan mengendalikan emosinya. Melatih kemandirian dibutuhkan sikap orang tua yang harus memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba sesuatu. Tidak memburu buru anak ketika dia melakukan sesuatu. Dan yang paling penting adalah beri pujian, pelukan pada si kecil atas prestasi yang sudah dicapai. 

Bagaimanakah dengan membangun percaya diri anak? Berikan rasa percaya (trust) pada anak. Jangan pernah menakut nakuti anak dengan apapun. Jika dalam suatu aktivitas, beri aturan main sebelum melakukan aktivitas. Menepati janji yang sudah diucapkan pada si kecil. Dan yang terakhir adalah dengarkan celoteh si kecil dengan seksama. Ini penting banget loh buat anak, karena anak merasa dihargai dan diperhatikan oleh orang tuanya.

Mengendalikan emosi anak. Hal ini juga gak kalah pentingnya bagi orang tua. Kenali ekspresi anak ketika marah, senang, kecewa dan takut. Pada sesi ini para orang tua diberi kuis apakah orang tua sudah mengenal ekspresi anak?

Sangat jelas yaa materi yang diberikan oleh mba Nina. Sekarang tinggal orang tua saja yang harus bekerja keras untuk menerapkan ilmu itu kepada anaknya. PR banget yaa? Hehehe...

Pembicaraan terakhir yaitu Naomi Jammaro, Connection Manager SGM Explore yang akan memberikan satu kejutan indah untuk orang tua di era digital. Saat ini SGM Explore telah menyiapkan video edukasi yang tersebar melalui aset digital yaitu : www.akuanaksgm.co.id  dan facebook Aku Anak SGM. Di dalam media tersebut akan ada materi yang berhubungan dengan tumbuh kembang anak. Disamping itu juga ada layanan live chat dengan para ahli nutrisi dan parenting. Tujuan dibuatnya layanan itu adalah untuk lebih memperluas jaringan edukasi dan pemberian materi yang lebih menyeluruh kepada orang tua dalam mendampingi dan mempersiapkan anak menjadi Anak Generasi Maju. Selain itu juga ada video cerita inspirasi tentang perjuangan orang tua dalam membesarkan anak menuju generasi maju yang mandiri. 

Yuuk klik dan follow akun media sosialnya SGM Explore.


Dengan mengakses media sosial tersebut berarti kita sudah mau belajar untuk mempersiapkan si kecil menjadi Anak Generasi Maju. 

Sabtu, 29 Juli 2017

Kembali Ke Sekolah

#kibas kemoceng utk bersihin blog yang udah mulai berdebu..

Assalamualaikum...
Udah telat banget rasanya saya ngucapin met Lebaran mohon maaf lahir dan batin pada semua pembaca blog ini..😉😉 
*iisshh..macam ada yang baca blog ini ajah hahaha..*
Maafin semua kesalahan kami yaa.. Eh gak papa dong..minta maaf sekarang, untuk bermaaf maafan kan gak selalu harus saat Idul Fitri 😊

Alhamdulillah sekarang sudah menginjak pertengahan tahun yang artinya semua anak sekolah memasuki babak baru yaitu tahun ajaran baru. Setelah bulan lalu terima rapor hasil belajar Samara selama 1 tahun, sekarang si anak sudah duduk di kelas 2. Alhamdulillah nilai semester 2 kemarin jauh lebih baik daripada semester 1. Progressnya cukup bagus dan yang bikin takjub adalah kemampuan bahasa Arabnya ternyata oke banget. Padahal.. saat oral test Arabic, saya ketar ketir takut si bocah gak bisa jawab. Hahaha.. ternyata Samara mampu menjawab dengan benar. Ini pelajaran banget buat saya : dilarang under estimate dengan kemampuan anak. 

Setelah terima rapor, libur kenaikan pun tiba. Tahun ini liburnya panjang banget karena libur kenaikan kelas disambung dengan libur Lebaran. Puas bener deh si bocah liburannya. Mulai dari minggu kedua bulan Ramadhan sampai dua minggu setelah lebaran. Liburannya pun mulai dari merakit lego, nonton bioskop, mudik lebaran ke rumah Eyang sampai ikut ke kantor saya. Saking puasnya, sampai bosen dan mati gaya mau ngapain? 😉

Dan tanggal 18 Juli 2017 pun tiba. Yeeaayyy...saatnya kembali ke sekolah. Tidak seperti tahun lalu, kali ini saya gak bisa mengantar Samara ke sekolah. Hari pertama sekolah Samara hanya diantar ayahnya. Sedih banget rasanya gak bisa melihat anak melangkah menuju gerbang sekolah dan disambut oleh para guru. Saya cuma bisa gigit jari melihat foto kiriman siayah.
Let's go...


Gimana gak feel guilty ngeliat foto para orang tua mengantar anaknya sekolah di awal tahun ajaran? Untungnya Samara mengerti dan sesaat sampai di sekolah, dia langsung bergabung dengan teman temannya. 

Ngomong ngomong nih yaa.. saya setuju banget dengan kebijakan lawas Pak Anies Baswedan mantan Mendiknas yang menghimbau orangtua mengantar anaknya sekolah di hari pertama. Karena itu akan membuat anak merasa diperhatikan. Apalagi saat anak masuk pertama kali ke sekolah yang baru. Pasti belum punya teman dan itu membuat anak kehilangan kepercayaan diri. Di posisi seperti itu sosok orang tua harus ada mendampingi anak. Jadi...menurut saya kebijakan itu mungkin satu satunya warisan dari Pak Anies Baswedan yang harus dipegang oleh orangtua, guru dan sekolah.

Di kelas SD 2 ini Samara harus mengikuti rule baru yaitu pulang sekolah lebih lama dari waktu kelas 1. Jadinya...bekal makanan harus bertambah. Saya pun dengan senangnya berusaha untuk menyiapkan #BekalSamara setiap hari. 


Oiya...nyaris lupa. Karena blog ini adalah digital diary keluarga kami dan warisan kecil untuk Samara, makanya saya akan menyelipkan milestone Samara. 
Seperti halnya saat ini, karena si anak sudah naik kelas maka hal pertama yang saya tekankan yaitu kemandirian dan tanggung jawab. Mari kita menikmati proses itu sebagai bentuk pembelajaran untuk anak 😉. 

Selamat mengikuti kegiatan belajar dan bermain ya..Nak 😘


Kamis, 15 Juni 2017

Mudik Nyaman Dengan TEMAN

Assalamualaikum teman.. gimana nih masih semangat menjalani ibadah puasa? Alhamdulillah yaa.. hari ini sudah memasuki hari ke-20 Ramadhan. Insya Allah 10 hari lagi Hari Raya Idul Fitri tiba. Huaaa...senang yaa rasanya menyambut hari raya. Kebayang bakal bertemu dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman.

Eh..ngomong ngomong tentang kampung nih, siapa yang biasa mudik jelang Lebaran? Saya ngacung tinggi tinggi deh, hihihi.. Ritual mudik selalu saya jalani setiap tahun. Dari sejak saya kuliah di Jogja sampai sekarang tinggal di Jakarta. Pastinya bukan saya aja yang merasakan mudik atau pulang kampung doong.. karena pada dasarnya mudik sudah menjadi tradisi sebagian besar warga Indonesia di saat libur hari raya.
Credit
Coba dibayangkan, berapa juta masyarakat Indonesia yang rela menempuh perjalanan panjang dan padat menembus arus mudik untuk bertemu dengan orang tua, keluarga dan sanak saudara di kampung halaman? Saya pernah menempuh perjalanan selama 15 jam untuk menuju Tegal. Padahal biasanya hanya sekitar 6 jam perjalanan. Kebayang doong gimana capek dan membosankan berada di dalam mobil? Alhasil Samara jadi cranky dan uring uringan gak jelas. Saat itu saya merasa bersalah dan berusaha untuk membuat perjalanan mudik menjadi nyaman. 

Alhamdulillah minggu lalu saya mendapat pencerahan bagaimana menciptakan moment mudik menjadi lancar dan lebih menyenangkan. Hadir 4 orang pembicara yang akan bagi bagi ilmu. 
Yang pertama yaitu dr. Dian Permatasari, M.Gizi, SpGK mengatakan bahwa ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum mudik yaitu memastikan kondisi kesehatan anak dan menyiapkan bekal yang bergizi sebagai pemenuhan asupan nutrisi anak selama perjalanan. Penting banget yaa membawa bekal untuk si kecil karena biasanya saat mudik akan ada perubahan jadwal makan serta keterbatasan jenis makanan yang dapat dikonsumsi selama perjalanan. Selain menyiapkan bekal, para bunda juga bisa mencari asupan nutrisi tambahan di sejumlah tempat peristirahatan untuk memenuhi kebutuhan anak. Dan satu hal penting yang harus diingat oleh bunda yaitu memastikan kecukupan nutrisi anak, biar anak gak rewel di perjalanan. 
Dalam perjalanan mudik, bunda harus mengecek kondisi fisik anak, kebutuhan kalori anak, hidrasi terpenuhi, suplemantasi, istirahat yang cukup dan jangan lupa obat obatan harus tersedia di kotak P3K.

Trus...boleh gak anak berpuasa dalam perjalanan mudik? Boleh saja.. kalau si anak kuat dan pada saat sahur pastinya asupan nutrisi harus lengkap. Karena dengan berpuasa, akan meningkatkan sistem imun tubuh anak, menurunkan stres oksidatif dan melatih mengendalikan diri serta disiplin pada anak. Tapi seandainya anak tidak kuat untuk berpuasa yaa gak ada masalah. Bunda tinggal menyiapkan nutrisi yang seimbang untuk anak. 

Pembicara kedua, seorang psikolog anak yang udah hits banget yaitu mba Anna Surti Ariani atau yang akrab dipanggil mba Nina mengatakan perjalanan mudik bisa dimanfaatkan oleh orangtua sebagai moment tepat untuk saling berinteraksi dengan anak. 
Orangtua bisa mengenalkan hal hal yang jarang ditemui sehari hari oleh anak. Seperti pengenalan lingkungan pedesaan dengan hamparan sawah yang tidak pernah dilihat anak di kota. Selain itu moment mudik bisa membangun dan mengasah ketrampilan sosial anak karena mereka bisa berinteraksi dengan banyak orang. Berikut beberapa keterampilan sosial anak yang bisa dikembangkan :
Agar mudik menjadi lebih nyaman, mba Nina menyampaikan juga kalau bunda harus selalu mendampingi anak selama dalam perjalanan. Jika anak mulai merasa bosan, ajak anak anak untuk bermain sederhana seperti tebak tebakan atau bercerita. Oiya.. jangan lupa yaa bawa mainan kesukaan anak untuk menghindari kebosanan. Demi kenyamanan si anak, orangtua juga harus mencari info akan jalur mudik yang akan dilalui. Pastikan ada area peristirahatan yang nyaman untuk anak. Karena setelah beristirahat Insya allah bunda dan anak akan merasa nyaman dan bisa kembali melanjutkan perjalanan dengan senang. 

Kemudian untuk para ibu hamil ada beberapa hal yang harus dipersiapkan menjelang mudik terutama persiapan emosional ibu hamil seperti :

  • Menerima keterbatasan diri. Ini penting banget karena udah pasti yang namanya ibu hamil pasti gampang capek dan badan suka pegel kalo kelamaan duduk. Nah..terimalah apa adanya.
  • Tidak menuntut kesempurnaan 
  • Memahami resiko. Ibu hamil apalagi yang sudah memasuki usia kehamilan 8-9 bulan pasti sering banget pengin buang air kecil. Pahamilah itu semua, kalau dalam perjalanan harus bolak balik ke toilet.
  • Siap menghadapi resiko dan mohon pengertian kepada pasangan serta anggota keluarga yang lain untuk menciptakan rasa nyaman sepanjang perjalanan. 


Nah...karena pentingnya kenyamanan selama mudik dan itu pastinya akan berpengaruh pada masa pertumbuhan anak, maka SGM Bunda dan SGM Explore berkomitmen untuk selalu mendampingi orangtua khususnya bunda yang bersama sama mendukung anak tumbuh menjadi generasi yang kreatif dan mandiri. Salah satu komitmennya adalah menyediakan fasilitas TEMAN SGM BUNDA dan SGM EXPLORE.
Apa itu TEMAN? Menurut mba Astrid Prasetyo selaku marketing manager SGM Explore, yaitu Tempat Mudik Nyaman bagi anak dan ibu hamil dimana akan hadir sejumlah fasilitas yang ramah dan edukatif untuk mendukung bunda dan anak menjalani perjalanan dengan nyaman dan menyenangkan. TEMAN akan hadir di 6 titik rest area di jalur pantura pada tanggal 19 Juni sampai 2 Juli 2017. 


Pasti pengin tahu doong..fasilitas apa aja yang ada di sana? TEMAN akan menggelar booth yang isinya area permainan anak dimana anak bisa beristirahat sambil melakukan permainan edukatif dan interaktif yang bisa mengasah ketrampilan sosialnya. Kemudian untuk bumil dan busui gimana? Tenang... disana juga disediakan nursing room dan beberapa informasi tentang nutrisi ibu hamil dan menyusui. Bunda juga bisa beristirahat disana sambil mengawasi anak bermain. Karena..kebayang kan gimana rasanya jadi bumil, pastinya butuh istirahat yang cukup. Selain fasilitas ramah bunda dan anak, ada juga booth penjualan susu yang bisa dibeli dengan bonus yang menarik. Iiihh... seruuu ya! Kayanya harus mampir deh kalau pas mudik. Karena kebetulan kami melewati jalur tersebut. 

Oiya hampir lupa...ini dia 6 lokasi TEMAN di sepanjang arus mudik pantura.

Melalui TEMAN SGM Bunda dan SGM Explore diharapkan agar para bunda bisa menjalani mudik dengan nyaman dan tak lupa memastikan asupan nutrisi anak dan bunda yang tepat. Jadi..bisa merayakan hari raya Idul Fitri dengan istimewa bersama keluarga. Yuk..buat yang mudik dan melewati jalur pantura, jangan lupa berkunjung ke TEMAN dan nikmati fasilitasnya.